Ragam

Wakil Walikota Ambon Resmi Membuka Acara Sosialisasi Bank Sampah

AMBON,N25NEWS.COM – Wakil Walikota Ambon, Syarif Hadler secara resmi membuka Sosialisasi Pengembangan Bank Sampah Dalam menunjang Sirkular Ekonomi Masyarakat Menuju Indonesia Bersih Sampah pada tahun 2025 mendatang. Kegiatan tersebut berlangsung di Manise Hotel, Rabu (27/3/2019)

Dalam sambutan Wakil Walikota, dirinya mengatakan, Kota merupakan pusat aktifitas dari pada Pemerintahan, Pendidikan dan Bisnis Ekonomi dari Kabupaten Kota yang ada di Provinsi Maluku ini. Oleh karena itu salah satu dampaknya adalah jumlah timbunan sampah di Ambon diproyeksikan akan mencapai 98.029 ton pada tahun 2019 ini atau sebesar  268,57 ton per hari.

“Hal tersebut akan mengalami kenaikan sejalan dengan laju pertumbuhan penduduk Kota Ambon serta perubahan gaya hidup masyarakat seperti lazimnya masyarakat Indonesia pada umumnya dengan estimasi timbulan sampah per kapita sebesar 0,7 kg per hari,” jelas Hadler.

Menurutnya, sampah telah menjadi salah satu permasalahan serius yang dihadapi Indonesia selama bertahun-tahun bahkan menjadi perhatian Internasional. Apalagi saat ini ancaman krisis sampah terutama sampah plastik yang menjadi masalah yang serius di Indonesia bahkan Kota Ambon.

“Saya percaya hal ini kemudian menjadi sebuah keresahan bersama kita semua yang hadir saat ini dan terlebih lagi kita semua yang cinta akan kebersihan lingkungan,” kata Wakil Walikota Ambon.

Ia menjelaskan, menurut undang-undang nomor 18 tahun 2008 tentang pengelolaan sampah telah mengamanatkan bagi semuanya bahwa pengelolaan sampah hendaklah merupakan sebuah kegiatan yang sistematis, menyeluruh dan berkesinambungan yang meliputi upaya pengurangan dan penanganan sampah itu sendiri.

“Undang-undang ini secara jelas telah mengamanatkan perubahan paradigma dari semua komponen masyarakat Indonesia dalam hal pengelolaan sampah, dengan kata lain paradigma lama yakni kumpul angkut buang, sudah harus kita tanggalkan, karena bila tidak disikapi secara serius dan sistematis sebagaimana amanat undang-undang tadi maka suatu saat bukan kita yang mendiami bumi manise ini tapi sampah, karena sampah lebih banyak dari manusianya,” jelasnya.

Untuk itu, Lanjutnya, sosialisasi ini dalam rangka Pengembangan Bank Sampah guna menunjang Sirkular Ekonomi Masyarakat Menuju Indonesia Bersih Sampah pada tahun 2025 merupakan sebuah proses penanaman dan transfer ilmu guna mendorong peran serta masyarakat melalui perubahan pola pikir dan perilaku masyarakat itu sendiri.

Hadler berharap, sosialisasi ini dapat berjalan dengan baik dan diikuti dengan serius oleh seluruh peserta yang hadir, sehingga sosialisasi ini akan memberikan efek positif guna mentransfer berbagai program yang dapat mendorong peningkatan kapasitas bank sampah yang ada di Kota Ambon, serta dapat mewujudkan Ambon menjadi Kota tujuan wisata 2020 mendatang.

Repoter : Mendy S

Editor : Redaksi

Comment here