Ragam

SDM Perempuan Dan Anak Kualitas Hidupnya Masih Rendah

AMBON,N25NEWS.COM-Pembangunan Sumber Daya Manusia  (SDM) khususnya perempuan dan anak yang masih rendahnya kualitas hidup.Peran perempuan dan anak terutama dibidang pendidikan,kesehatan,ekonomi,politik dan sosial budaya,serta masih sering terjadinya tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak menjadi PR kita bersama.

Hal tersebut disampaikan Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM Provinsi Maluku,Abdul Halim Daties pada Acara Rapat Koordinasi,Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Se-Maluku,yang berlangsung di Hotel Everbright Ambon,jumat (01/03/2019).

Lebih lanjut Daties mengatakan,”Yang masih menjadi permasalahan dasar selama ini dalam pembangunan pemberdayaan pembangunan dan perlindungan anak,adalah masih rendanya partisipasi perempuan dalam pembangunan,serta adanya praktek diskriminasi diberbagai bidang dan rendahnya kualitas hidup,sementara  kekerasan,penelantaran,eksploitasi dan traficking untuk anak masih marak terjadi?”kata Daties.

Dalam prespektif pembangunan berwawasan gender,perempuan dan laki-laki sebagai anggota masyarakat,mempunyai kedudukan dan hak yang sama atas manfaat akses,partisipasi dan kontrol dalam pembangunan,yang menindaklanjuti penandatangan nota kesepahaman antara Pemda dengan instansi vertikal dan perguruan tinggi tentang akses bagi perempuan dan anak korban kekerasan dalam sistem peradilan pidana terpadu provinsi.

“Dengan keluarnya UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak,juga UU 23 Tahun 2004 Tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga dqn instruksi Presiden No 9 Tahun 2000 Pengarusutaman Gender dalam pembangunan nasional serta berbagai peraturan yang berpihak kepada perempuan dan anak,telah memberikan warna baru dalam dinamika pembangunan Indonesia dan Maluku,”tandas Daties.

Dengan demikian untuk menjawab permasalahan perempuan dan anak tersebut,maka Pemda Maluku telah mengalokasikan anggaran yang cukup memadahi melalui berbagai Instansi,Dinas/Badan dan Biro untuk melaksanakan berbagai program dalam rangka peningkatan kualitas hidup perempuan dan perlindungan anak.

“Untuk itu Pemda senang tiasa akan terus berupaya untuk melaksanakan berbagai program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak disegala aspek kehidupan secara bekelanjutan,dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas hidup perempuan dan melindungi anak dari segala bentuk tindak kekerasan dan diskriminasi di Maluku,”tandas Daties.

Reporter : Aris Wuarbanaran

Editor     : Redaksi

Comment here